Hal tersebut seperti diungkapkan Deputi Bidang Statistk Distribusi dan Jasa Ali Rosidi, di Gedung BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Rabu (1/7/2009).
Sementara itu, untuk inflasi secara year on year (yoy) tercatat sebesar 3,65 persen. Laju inflasi ini lanjutnya, akibat inflasi pada Juni 2008 lalu yang tercatat sebesar 6,065 persen akibat kenaikan BBM yang berimbas pada harga-harga di pasaran domestik.
Terkendalinya laju inflasi ini bukan hal yang mengagetkan lagi. Sejumlah analis telah mengestimasikan laju inflasi di kisaran 0,1 persen.�Sebagai informasi, BPS mencatat inflasi pada Mei 2009 lalu, sebesar 0,04 persen. Sementara laju inflasi secara YoY sebesar 6,04 persen. (ade) (rhs)
Analisa Fundamental Sudah Tidak Berlaku Lagi? Kalah Sama Analisa Saham
Konglo?
-
Pak Teguh, saya sering mendengar bahwa analisis fundamental terdahulu
seperti menghitung PER dan lain lain sudah tidak berlaku lagi di pasar
saham Indone...
1 week ago
No comments:
Post a Comment